Georeferencer di QGIS (Bagian 2)

 

Level: Intermediate

 

Pada artikel sebelumnya, kita menggunakan peta yang memiliki grid koordinat, sehingga dengan mudah kita dapat menggunakannya sebagai titik ikat dalam proses transformasi. Namun bagaimana apabila peta yang akan kita transformasi adalah peta seperti ini?

Di QGIS, anda tetap dapat melakukan georeference pada peta semacam ini dengan menggunakan fitur Coordinate From Map Canvas. Berikut langkah-langkahnya:

Anda terlebih dahulu harus memiliki layer yang  dapat dijadikan sebagai referensi. Pada contoh di atas, gambar peta UGM akan direferensikan pada peta UGM hasil pengukuran dalam format DXF yang telah tersedia sebelumnya. Tambahkan peta referensi ini ke dalam QGIS:

Apabila anda tidak memiliki peta yang dapat digunakan sebagai referensi, anda dapat memanfaatkan bantuan dari Plugin OpenLayer. Plugin ini dapat digunakan untuk menyediakan data latar dari berbagai penyedia data, seperti Google Earth, OSM, Bing Maps, dan lain sebagainya. Install plugin ini dari Plugin Manager dan pilih background yang anda inginkan.

*Sebagai catatan apabila anda menggunakan latar dari OpenLayer: ketelitian hasil transformasi anda akan tergantung dari ketelitian layer yang digunakan. Apabila anda memerlukan hasil transformasi dengan ketelitian tinggi, sebaiknya jangan gunakan OpenLayer, tetapi cari data lain dengan ketelitian tinggi sebagai acuan. Sebaliknya, apabila anda tidak memerlukan ketelitian yang sangat tinggi (semisal apabila anda menggunakannya untuk peta tematik), maka menggunakan Plugin OpenLayer sebagai acuan akan sangat membantu anda.

Selanjutnya, buka peta yang akan ditransformasi di QGIS Georeferencer:

Tambahkan titik ikat seperti diulas pada artikel sebelumnya. Kali ini pilih salah satu pojok gedung:

Klik From map canvas

Tampilan jendela georeferencer akan dialihkan ke QGIS. Arahkan ke titik yang sama pada referensi anda.

Nilai koordinat akan terisi sesuai dengan koordinat dari peta referensi

Lanjutkan langkah yang sama pada titik-titik ikat yang lain. Gunakan pojok gedung atau jalan, atau objek lain yang mudah dikenali pada kedua peta.

Berikut beberapa trik: Anda dapat melakukan pengaturan jendela pada menu Setting > Configure Georeferencing. Centang pilihan Show Georeferencer window docked pada menu tersebut, kemudian klik OK. Jendela Georeferencer kini akan tampil bersamaan dengan jendela QGIS sehingga mempermudah anda dalam melakukan pencarian titik.

Apabila anda mengaktifkan kedua tool Link Georeferencer to QGIS dan Link QGIS to Georeferencer, maka masing-masing jendela akan terhubung secara langsung, sehingga apabila anda menggeser tampilan di kanvas peta, maka tampilan di jendela georeferencer akan ikut bergeser, dan demikian pula sebaliknya. Tampilan di kanvas QGIS akan ikut bergeser saat anda memindahkan tampilan di jendela Georeferencer. Hal ini juga berlaku apabila anda memperbesar atau memperkecil tampilan di salah satu jendela. Maka jendela yang lain akan secara otomatis mengikuti perbesaran yang dilakukan.

Dengan memanfaatkan menu-menu tersebut, anda dapat melakukan georeferencing dengan sangat mudah dan cepat. Berikut adalah gambar peta hasil transformasi yang ditumpuk dengan peta referensi:

Selamat mencoba :)

This entry was posted in Tutorial Software and tagged , , , . Bookmark the permalink.